terberkahilah parasmu
terberkahilah namamu
wahai tercintaku
terahmatilah senyummu
senyum yang selalu menenangkan jiwa ini
wahai tercintaku
sepanjang malam
sepanjang waktu
begitu pedulimu padaku
meski tak pernah diri ini menyadarinya
kini terlambatlah bagiku
maafku ibu
sekarang, ku sendiri dgn penat beban penyelasan
bertahun ku membuatmu terluka
seandainya ku bisa terlelap di pangkuanmu lagi
ibu, aku kehilangan arah tanpamu
engkaulah matahari yang menerangi hariku
kini siapatah kan menyeka air mata ini
seandainya dulu aku tahu hal ini
ibu aku kehilangan arah tanpamu
ibu, ibu, ibu betapa kumerindumu
Bersabda Ia, Nabi yang mulia tentang engkau wahai ibu, berkali-kali
Ibu, kau selalu di hati ini, di setiap mimpi-mimpiku
Kini kau pergi dan tinggalah ku sendiri
wahai cahaya mata
wahai penenang di setiap malamku
Kini kau pergi dan tinggalah ku sendiri
Siapakah kan memelukku selain engkau
Siapakah kan menyelimutkan kehangatan selainmu?
Siapakah lagi kan menjaga dan memberiku peduli selainmu?
ibu, maafkan aku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar